HIDUP di DUNIA BAGI SAYA
Assalamu’alaikum.Wr.Wb
Alhamdulillah dan puji syukur setinggi tingginya saya
tujukan pada allah, alhamdulillah saat ini saya bisa bertemu kalian wahai
kawanku skelian, alhamdulillah dari kalian, dari dunia ini saya bisa belajar banyak
belajar mengenai iman islam dan ihsan , belajar bagaimana saya sangat bersyukur
bisa hidup di dunia ini. Sebelum saya lahir begitu ketat persaingan begitu
banyak perebutan antar benih benih yang akan lahir didunia ini, dan
alhamdulillah saya menjadi wakil wakil dari mereka yang telah gugur di medan
perang,,, yaaaaa kalau masih tidak paham saya bantu, hal diatas terjadi di
Rahim seorang ibu kawan, dan untuk berevolusi dari benih menjadi saya yang
sekarang ini melalui proses yang sangat panjang, dari mulai kasih sayang
seorang ibu yang rela 9 bulan untuk mnjadi tumpangan dari benih tersebut, 9
bulan penuh kesulitan dan 9 bulan penuh perjuangan hanya demi satu benih itu,
yang kemudian dilanjutkan dengan proses tidak bertanggung jawab sebuah benih
itu keluar dari Rahim ibunya tanpa disertai ucapan terima kasih yang akhirnya
menjadi seorang manusia yang disebut anak dari ibunya tersebut. Sungguh betapa
bersyukurnya jika kau mampu mengambil dari kejadian tersebut kawan.
Lalu dari proses di atas apakah hanya sebuah proses
yang sebatas proses saja tidak ada tindak lanjut untuk hidup didunia??? , ohh
sayangnya tentu pasti ada kawan, saya hidup dunia ini tidak lain adalah
melaksanaka tugas yang telah diamanahkan ke saya, ya sebetulnya bukan tugas
saya seorang diri juga si ya kalian juga,, yaitu tugas sebagai khalifah di bumi
dan berdakwah tehadap manusia yang lalai akan tugasnya dan lalai akan betapa
perjuangan proses di paragraph pertama itu, yang lalai akan tanggung jawabnya.
Hidup bagi saya itu adalah sebuah kesempatan,
kesempatan untuk berbuat baik, kesempatan untuk merasakan nikmatnya dunia
dengan tidak meninggalkan tugas kita, memang bisa ?? siapa bilang tidak,
kuncinya apa??? ,,, apa yaaaa,, yaitu selama tugas kita telah tersampaiakan dan
terlaksanakan maka boleh-boleh saja kita merasakan nikmatnya dunia dengan
batasan tidak boleh sampai melanggar hal
yang dilarang dalah hidup, apa misalnya??? Saya islam, dan islam mempunyai hal
hal yang dilarang dalam berkehidupan di dunia, dan karena alasan itu lah saya
harus hati” dan jangan smpai melakukan larangan tersebut. Jadi gimna kah
kawan??? Masih bepikiran sulit nya untuk melakukan tugas itu??? Bagi saya si
Sulit,,, :D ,, tetapi selama sulit jadi penghalanng dari kita maka akan terus
terbelit dalam benak kita kata sulit itu, lah caranya bagaimana?? Caranya kita
punya otak kan, untuk apa tha otak kita, nahh kita buat siasat saja, akan tidak
sulit dan bahkan jadi ringan jika kita lakukan berproses dan bertahap, betul
tidak ?? bahkan alquran juga menyebutkan THOBAQON AN THOBAQ ,,, nah oleh karena
itu minimal kita cicil minimal kita berproses lah untuk bisa sempurna dalam
tugas kita tersebut.
Bagi saya proses tersebut saya awali dengan
memanfaatkan internet yang berupa video yaitu seringnya saya membuka you tube
untuk mencari referensi” yang saya butuhkan untuk melakukan tugas tersebut, ini
untuk laki laki aja kan yak??? Ohhh tidak ,ini saya buat kan untuk hamba allah,
lahsitu hamba allah nggak ?? apakah
hamba allah hanya laki laki seorang??? ;) , nah referensi juga tak hanya dapat
kita dapatkan dari situ jugam tapi carilah referensi dari mebaca juga IQRO’ ,
begitu dalam alquran disebutkan, nah waktunya kapan??? Tinggal kita pintar
memanaj mana waktu kita aja kok , karena itu tugas hidup kita ,,, maka kamu
juga harus paham.
Lah terus selain itu hidup bagi saya adalah
mempersiapkan diri saya memantaskan diri saya untuk nantinya mnjadi seorang
pemimpin bagi sebuah keluarga yang tentunya dilandasi dengan keimanan yang
kuat. Iabaratnya rumah akan kuat jika dibangun pondasi kan yak, nah begitu juga
keluarga akan kuat jika dilandasi dari keimanan dan keislaman yang kuat dari
kedua insan, nah oleh karena itu untuk menyiapkan tersebut sebagai remaja kita
juga harus memikirkan itu , mulain mencicil lah ibaratnya ,, mencari tau dan
beljar dari ahlinya yang menurut kamu memang benar benar ahli dengan dasar yang
benar dan ingat dasar yang benar hanya ada dalam Al-Quran dan Hadits ,,,
Hidup di dunia ituu cuman mampir ngombe,,, begitulah
kata orang jawa, saya membenarkan, mari kita belajar dari falsafah tersebut,
untuk mampir ngombe juga butuh proses, mau mampir kerumah orang apakah mudah
tinggal mampir, kenyatanya beberapa dari kita msih malu malu apalagi hanya
untuk sekedar numpang minum, nah rumah itu ibarat dunia, nah untuk kedunia itu
prosesnya ya ibarat kita mau mampir kerumah orang, yang kemudian jika kita
diizinkan masuk ibarat kita keluar dari Rahim, dan ketika kita sudah di dalam
rumah kita tinggal menunggu untk diambilkan air minum ibarat kita perjalanan
hidup karena menunggu diambilkan minum
juga kadang terasa lama kadang terasa cepat nah itu ibarat umur hidup kita
didunia, nah ketika orange datang dengans segelas air ibarat ajal menjemput
kita, dan ketika kita meminum air, jika airnya menyehatkan dan taka da racunya
maka proses dari perlajalanan hidup kita terlampui dengan baik dan jika tidak
maka proses hiduo kita penuh dngan dosa.
Kira kira paham ???? kemungkinan 97% bingung yaaa :D , begitu pun juga
saya setelah baca :D
Okke mari saya bantu , hidup cuman mampir ngombe, cepat
atau lama kah mampir buat minum itu ?? tergantung, tergantung jika mampir
ngombenya sambal jagongan atau ndak, kalu iya berarti lama kalau tidak berarti cepet,
nah lama tidaknya mampir ngombe itu tergantung sama orang yang kita tumpangin
untuk mampir ngombe, jika orange grapyak
yaa bakalan lama jika biasa ya bakalan bosen dan sudah selesai, nah itu ibarat
hidup didunia, jika kita ,,,,,,????? Waduh saya juga bingung juga ini , -_-‘ ,
ya sudahlah saya kembalikan kepada kalian ajalah falsafah ini,, :D mnurut
pmikiran kalian ajadeh klau mau dicurahi n ya lewat komentar aja yak,,,
Ya intinya begitulah, kita hidup di dunia
pergunakanlah dengan sebaik baiknya , karena hidup kita taka da yang tau, toh
juga kita orang islam , dan kita wajib percaya bahwa lama hidup seorang tiada
yang tahu dan hanya sebentar, jadi pesan saya hiduplah untuk menghiasi diri
kalian dengan kebaikan dan setelah kalian sudah bisa menghias diri dengan
kbaikan maka sampaikanlah maka dakwahkanlah kebaikan kepada orang lain, Karena
mereka sangat membutuhkan kalian,,,
Sumber : Pengalaman dan Pelejaran Hidup Saya Selama 18th
0 komentar:
Posting Komentar