HIDUP di DUNIA BAGI SAYA

by 18.47 0 komentar
HIDUP di DUNIA BAGI SAYA


Assalamu’alaikum.Wr.Wb
Alhamdulillah dan puji syukur setinggi tingginya saya tujukan pada allah, alhamdulillah saat ini saya bisa bertemu kalian wahai kawanku skelian, alhamdulillah dari kalian, dari dunia ini saya bisa belajar banyak belajar mengenai iman islam dan ihsan , belajar bagaimana saya sangat bersyukur bisa hidup di dunia ini. Sebelum saya lahir begitu ketat persaingan begitu banyak perebutan antar benih benih yang akan lahir didunia ini, dan alhamdulillah saya menjadi wakil wakil dari mereka yang telah gugur di medan perang,,, yaaaaa kalau masih tidak paham saya bantu, hal diatas terjadi di Rahim seorang ibu kawan, dan untuk berevolusi dari benih menjadi saya yang sekarang ini melalui proses yang sangat panjang, dari mulai kasih sayang seorang ibu yang rela 9 bulan untuk mnjadi tumpangan dari benih tersebut, 9 bulan penuh kesulitan dan 9 bulan penuh perjuangan hanya demi satu benih itu, yang kemudian dilanjutkan dengan proses tidak bertanggung jawab sebuah benih itu keluar dari Rahim ibunya tanpa disertai ucapan terima kasih yang akhirnya menjadi seorang manusia yang disebut anak dari ibunya tersebut. Sungguh betapa bersyukurnya jika kau mampu mengambil dari kejadian tersebut kawan.

Lalu dari proses di atas apakah hanya sebuah proses yang sebatas proses saja tidak ada tindak lanjut untuk hidup didunia??? , ohh sayangnya tentu pasti ada kawan, saya hidup dunia ini tidak lain adalah melaksanaka tugas yang telah diamanahkan ke saya, ya sebetulnya bukan tugas saya seorang diri juga si ya kalian juga,, yaitu tugas sebagai khalifah di bumi dan berdakwah tehadap manusia yang lalai akan tugasnya dan lalai akan betapa perjuangan proses di paragraph pertama itu, yang lalai akan tanggung jawabnya.

Hidup bagi saya itu adalah sebuah kesempatan, kesempatan untuk berbuat baik, kesempatan untuk merasakan nikmatnya dunia dengan tidak meninggalkan tugas kita, memang bisa ?? siapa bilang tidak, kuncinya apa??? ,,, apa yaaaa,, yaitu selama tugas kita telah tersampaiakan dan terlaksanakan maka boleh-boleh saja kita merasakan nikmatnya dunia dengan batasan tidak boleh sampai melanggar  hal yang dilarang dalah hidup, apa misalnya??? Saya islam, dan islam mempunyai hal hal yang dilarang dalam berkehidupan di dunia, dan karena alasan itu lah saya harus hati” dan jangan smpai melakukan larangan tersebut. Jadi gimna kah kawan??? Masih bepikiran sulit nya untuk melakukan tugas itu??? Bagi saya si Sulit,,, :D ,, tetapi selama sulit jadi penghalanng dari kita maka akan terus terbelit dalam benak kita kata sulit itu, lah caranya bagaimana?? Caranya kita punya otak kan, untuk apa tha otak kita, nahh kita buat siasat saja, akan tidak sulit dan bahkan jadi ringan jika kita lakukan berproses dan bertahap, betul tidak ?? bahkan alquran juga menyebutkan THOBAQON AN THOBAQ ,,, nah oleh karena itu minimal kita cicil minimal kita berproses lah untuk bisa sempurna dalam tugas kita tersebut. 

Bagi saya proses tersebut saya awali dengan memanfaatkan internet yang berupa video yaitu seringnya saya membuka you tube untuk mencari referensi” yang saya butuhkan untuk melakukan tugas tersebut, ini untuk laki laki aja kan yak??? Ohhh tidak ,ini saya buat kan untuk hamba allah, lahsitu hamba allah nggak ??  apakah hamba allah hanya laki laki seorang??? ;) , nah referensi juga tak hanya dapat kita dapatkan dari situ jugam tapi carilah referensi dari mebaca juga IQRO’ , begitu dalam alquran disebutkan, nah waktunya kapan??? Tinggal kita pintar memanaj mana waktu kita aja kok , karena itu tugas hidup kita ,,, maka kamu juga harus paham.

Lah terus selain itu hidup bagi saya adalah mempersiapkan diri saya memantaskan diri saya untuk nantinya mnjadi seorang pemimpin bagi sebuah keluarga yang tentunya dilandasi dengan keimanan yang kuat. Iabaratnya rumah akan kuat jika dibangun pondasi kan yak, nah begitu juga keluarga akan kuat jika dilandasi dari keimanan dan keislaman yang kuat dari kedua insan, nah oleh karena itu untuk menyiapkan tersebut sebagai remaja kita juga harus memikirkan itu , mulain mencicil lah ibaratnya ,, mencari tau dan beljar dari ahlinya yang menurut kamu memang benar benar ahli dengan dasar yang benar dan ingat dasar yang benar hanya ada dalam Al-Quran dan Hadits ,,,

Hidup di dunia ituu cuman mampir ngombe,,, begitulah kata orang jawa, saya membenarkan, mari kita belajar dari falsafah tersebut, untuk mampir ngombe juga butuh proses, mau mampir kerumah orang apakah mudah tinggal mampir, kenyatanya beberapa dari kita msih malu malu apalagi hanya untuk sekedar numpang minum, nah rumah itu ibarat dunia, nah untuk kedunia itu prosesnya ya ibarat kita mau mampir kerumah orang, yang kemudian jika kita diizinkan masuk ibarat kita keluar dari Rahim, dan ketika kita sudah di dalam rumah kita tinggal menunggu untk diambilkan air minum ibarat kita perjalanan hidup  karena menunggu diambilkan minum juga kadang terasa lama kadang terasa cepat nah itu ibarat umur hidup kita didunia, nah ketika orange datang dengans segelas air ibarat ajal menjemput kita, dan ketika kita meminum air, jika airnya menyehatkan dan taka da racunya maka proses dari perlajalanan hidup kita terlampui dengan baik dan jika tidak maka proses hiduo kita penuh dngan dosa.  Kira kira paham ???? kemungkinan 97% bingung yaaa :D , begitu pun juga saya setelah baca :D

Okke mari saya bantu , hidup cuman mampir ngombe, cepat atau lama kah mampir buat minum itu ?? tergantung, tergantung jika mampir ngombenya sambal jagongan atau ndak, kalu iya berarti lama kalau tidak berarti cepet, nah lama tidaknya mampir ngombe itu tergantung sama orang yang kita tumpangin untuk  mampir ngombe, jika orange grapyak yaa bakalan lama jika biasa ya bakalan bosen dan sudah selesai, nah itu ibarat hidup didunia, jika kita ,,,,,,????? Waduh saya juga bingung juga ini , -_-‘ , ya sudahlah saya kembalikan kepada kalian ajalah falsafah ini,, :D mnurut pmikiran kalian ajadeh klau mau dicurahi n ya lewat komentar aja yak,,,

Ya intinya begitulah, kita hidup di dunia pergunakanlah dengan sebaik baiknya , karena hidup kita taka da yang tau, toh juga kita orang islam , dan kita wajib percaya bahwa lama hidup seorang tiada yang tahu dan hanya sebentar, jadi pesan saya hiduplah untuk menghiasi diri kalian dengan kebaikan dan setelah kalian sudah bisa menghias diri dengan kbaikan maka sampaikanlah maka dakwahkanlah kebaikan kepada orang lain, Karena mereka sangat membutuhkan kalian,,, 


Sumber : Pengalaman dan Pelejaran Hidup Saya Selama 18th  

0 komentar:

Posting Komentar